Baliho Balon Bupati Mubar di Rusak Orang Tak Dikenal

68
Baliho Bakal Calon Bupati Muna Barat La Ode Darwin di Rusak Orang Tak Dikenal

LAWOROKU.COM, MUNA BARAT- Kejadian kesekian kalinya alat peraga kampanye berupa baliho bakal calon Bupati Muna Barat, La Ode Darwin yang dipasang di Lapangan Wamelai, Kecamatan Lawa di rusaki oleh orang tak dikenal sekitar pukul 04.00 WITA Jumat, (21/7/2023).

Tindakan pengrusakan ini mendapat komentar dari salah seorang Tim Pemenangan La Ode Darwin yakni Ren Musrifan.

Menurut Rifan sapaan akarabnya, perilaku seperti ini mencerminkan bahwa demokrasi di Mubar belum mencerminkan demokrasi yang santun dan berbudaya. Untuk apa melakukan pengrusakan baliho, sementara itu hanyalah media sosialisasi.

“Toh juga tidak menggangu ketentraman masyarakat sekitar, “ujar Rifan”.

“Kalau tidak senang dengan calon Bupati tersebut, jangan pilih. Bukan merobek baliho,” tambahnya.

Harusnya kata dia, di momentum perayaan Hari Ulang Tahun Mubar yang ke 9 ini, kita sama-sama hadir dilapangan Wamelai ini untuk menyaksikan pertunjukan acara, bukan malah datang melakukan pengrusakan baliho.

Ia juga mengajak kepada masyarakat Mubar agar kiranya menunjukan sikap toleran dan rasa harga menghargai dalam berpolitik. Bukan saling menghujat, apalagi saling bertikai.

“Saya kira siapa saja yang berkeinginan mencalonkan dirinya sebagai Bupati di daerah ini syah-syah saja. Silahkan pasang baliho, silahkan sosialisasi. Toh juga penentunya adalah siapa yang mampu merebut hati rakyat. Karna sesungguhnya kedaulatan itu ada ditangan rakyat,” ucap Rifan.

Selain itu dirinya turut menghimbau kepada semua tim yang terlibat dalam pemenangan La Ode Darwin untuk tidak melakukan tindakan serupa, “jika ada tiang baliho yang tumbang, nanti kami bantu bangunkan seperti sedia kala. Itu komitmen kami,” jelas Rifan.

Ia juga berpesan kepada Pj.Bupati Mubar, Dr. Bahri Camat, dan Kepala Desa agar kiranya dapat memposisikan dirinya sebagai pembina politik yang baik dalam masyarakat. Menjaga kondusifitas politik bersama-sama dengan aparat keamanan.

 

Laporan: Nejad Al Djanabi