Dinas Pangan Mubar Gelar Gerakan Pangan Murah di Lapangan Wamelai

46

LAWOROKU.COM, MUNA BARAT- Pemerintah Kabupaten Muna Barat melalui Dinas Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan yang digelar di Lapangan sepak bola Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa, tersebut mendapat antusiasme tinggi dari warga setempat. Senin (26/6/2023).

Kepala Dinas Pangan Mubar La Ode Aka saat memantau GPM tersebut kepada Laworoku.com mengatakan, dalam kegiatan GPM ini pihaknya menjual 6 komoditi pangan seperti beras, minyak goreng, telur ayam ras dan gula pasir, bawang merah, bawang putih dengan harga murah, di bawah harga pasaran umum.

“Kalau beras di pasaran Rp12.000, per kilogram di sini hanya Rp9.000, perbedaannya lumayan,” kata La Ode Aka.

Gerakan ini juga bertujuan untuk menstabilisasilkan pasokan dan harga pangan jelang Idul Adha 2023.

Selain itu, kata dia, GPM bertujuan untuk mengendalikan inflasi dan memudahkan masyarakat dalam mengakses pangan. Serta menjaga stablitas pasokan dan harga pangan di tingkat produsen dan konsumen.

“GPM ini berbeda dengan Pasar Murah karena yang diperkenankan mendapatkan bantuan hanya masyarakat Mubar sementara GPM tersedia untuk masyarakat umum,” ungkapnya.

Masyarakat berbelanja di stand Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat.

Kegiatan ini kerjasama Badan Pangan nasional, Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Bulog dan distributor se kabupaten Muna Barat.

Untuk diketahui, Gerakan Pangan Nasional ini diadakan serentak se Indonesia di 290 tempat dan melibatkan 34 dinas yang menangani urusan pangan di provinsi dan 256 dinas yang menangani urusan pangan di tingkat kabupaten/kota.

Bank Indonesia serta Badan Urusan Logistik (Bulog) juga aktif terlibat bersama dengan mitra terkati dan pemerintah provinsi di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini juga sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah RI Nomor 68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan yakni pemerintah (pusat maupun daerah) perlu melakukan pengendalian harga, khususnya terhadap pangan tertentu yang bersifat pokok.

Kegiatan ini juga dilaksanakan di berbagai daerah termasuk kabupaten Muna Barat.