Rekrutmen PPK Pemilu 2024 di Muna Barat Diduga Terjadi Kecurangan

2153
KPU Muna Barat Buka Pengumuman Pengajuan Balon Anggota DPRD Pemilu 2024

LAWOROKU.COM, MUNA BARAT- Rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu Tahun 2024 di Muna Barat (Mubar) disoal salah seorang peserta.

Peserta yang menyoal pengumuman tersebut adalah calon PPK Kecamatan Maginti Zaharia Mente.

Ia menduga KPU Mubar telah berbuat curang dalam proses rekrutmen calon PPK.

Pasalnya dalam pengumuman yang dikeluarkan KPU Mubar Nomor:144/PP,04-Pu/7413/2022 pada Kamis 14 Desember 2022, terdapat dua nama yakni Fitriyani Sahrir sama Rosmiati tidak mengikuti seleksi wawancara namun keduanya mendapatkan nilai wawancara berlangsung di Kantor KPU Mubar, Senin (12/12/2022).

Dikutip dari laman pengumuman KPU Mubar Fitriani Syahrir memperoleh nilai wawancara untuk kategori pengetahuan kepemiluan yakni 65, komitmen 65 dan rekam jejak 65 sedangkan Rosmiati nilai kepemiluan 65, komitmen 70 sementara rekam jejak 60.

“Bisa yah, biar tidak ikut wawancara ada nilainya? luar biasa,” ucap Zaharia.

Menurut Zaharia, keduanya pada saat wawancara yang dilakukan KPU Mubar, dirinya tidak melihat kedua peserta itu mengikuti seleksi wawancara.

Anehnya dalam pengumuman yang dikeluarkan KPU Mubar keduanya ada nilainya, mestinya tidak boleh ada nilainya,” kata Zaharia.

“Pertanyaannya dari mana nilainya, apakah calon peserta itu bisa mendapatkan nilai tanpa mengikuti wawancara,” tanya Zaharia.

Terpisah Rosmiati membenarkan kalau dirinya tidak mengikuti seleksi wawancara. Bahkan pasca dikeluarkan pengumuman dirinya kaget pada deretan namanya mendapatkan nilai wawancara.

“Bisanya tinggi nilaiku sementara saya nda ikut wawancara,” singkatnya

Laworoku.com mencoba menghubungi Komisioner Divisi SDM dan Parmas LM. Nuzul Ansi melalui pesan WhatsApp mesengger terkait dugaan kecurangan tersebut, namun hingga berita ini diturunkan pihak KPU Mubar belum memberikan tanggapan.

 

 

Laporan: Akhir Sanjaya