Sinergi dengan TNI AD dan Kejaksaan RI Jadi Kunci Bea Cukai Optimalkan Pengawasan Kepabeanan dan Cukai

36

LAWOROKU.COM, JAKARTA- Sinergi antarinstansi pemerintah, khususnya aparat penegak hukum menjadi salah satu perhatian dalam membangun pemerintahan yang baik dan bersih. Cara yang dilakukan adalah dengan menjalin komunikasi dan koordinasi sehingga tugas dan fungsi dari aparat terkait bisa berjalan beriringan, seperti yang diungkapkan Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana, pada Selasa (13/09). Menurutnya, Bea Cukai, sebagai instansi pemerintah yang mengemban fungsi community protector terus berupaya mengoptimalkan pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai dengan menjalin sinergi bersama aparat penegak hukum lainnya, termasuk TNI AD dan Kejaksaan RI.

“Optimalisasi pengawasan kepabeanan dan cukai di lapangan perlu dibangun dengan semangat sinergi dan kerja sama yang kuat, bukan rivalitas. Sinergi antaraparat penegak hukum menjadi kunci keberhasilan hal tersebut. Kami berharap dapat terus memperkuat sinergi dalam mendukung upaya penegakan hukum agar stabilitas sistem keuangan negara dan sistem perekonomian nasional tetap terjaga,” ujarnya.

Hatta menyebutkan bentuk sinergi yang dijalin Bea Cukai dengan aparat penegak hukum lainnya tercermin dari kegiatan yang dilaksanakan unit-unit vertikal Bea Cukai di berbagai daerah. Di Makassar, menurut Hatta, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) mengapresiasi sinergi bersama pihak eksternal dengan memberikan penghargaan prestasi kategori amat baik kepada Danpomdam XIV Hasanuddin, Kolonel CPM Bayu Ajiwidodo S.H., M.I.P. Penghargaan tersebut diberikan atas jalinan sinergi yang kuat antara dua instansi.

Selain dengan TNI AD, sinergi juga dijalin Bea Cukai dengan Kejaksaan RI, seperti Bea Cukai Gorontalo dengan melaksanakan safari kunjungan kerja ke Kodim Kota Gorontalo, Kejari Kota Gorontalo, Kejati Gorontalo, Kejari Bone Bolango, Korem 133/Nani Watabone, dan Kejari Kabupaten Gorontalo. Tujuan kunjungan kerja tersebut ialah untuk menindaklanjuti Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai dengan TNI AD dan Kejaksaan Agung sebagai bentuk sinergi antara Bea Cukai dan aparat penegak hukum lainnya.

“Untuk melindungi masyarakat Indonesia, sesuai fungsi kami sebagai community protector, perlu adanya landasan hukum serta kesepahaman antarinstansi. Lewat perjanjian kerja sama yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan memperluas ruang lingkup pengawasan,” tambah Hatta.

Sinergi dengan Kejaksaan RI juga diwujudkan Bea Cukai Kudus yang mendapatkan kunjungan kerja dari Kejaksaan Negeri Rembang. Pada kesempatan tersebut dilaksanakan diskusi dan kerja sama proses penyidikan tindak pidana di bidang cukai. “Atas kegiatan ini diharapkan koordinasi dan komunikasi terus terjalin dalam melaksanakan pengawasan di bidang cukai,” ujar Hatta.

 

Source: Humas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai