Tidak Melibatkan Pekerja Lokal, Kelompok Pemuda Hentikan Paksa Proyek Renovasi Puskesmas Lawa

376
Renovasi Bangunan Puskesmas Lawa, Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat.(Foto:Laworoku.com)

LAWOROKU.COM, MUNA BARAT- Kelompok pemuda di kecamatan Lawa menghentikan paksa proyek renovasi bangunan Puskesmas Lawa, Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat, Senin (15/08/2022).

Kelompok pemuda itu meminta para pekerja untuk menghentikan aktivitasnya karena tidak melibatkan pekerja lokal.

Akibat aksi sekelompok pemuda ini membuat sejumlah pekerja di proyek tersebut tak berkutik. Mereka terpaksa menuruti kemauan kelompok pemuda itu untuk menghentikan aktivitasnya.

“Ini adalah bentuk protes kami kepada pengelola kegiatan. Karena mereka tidak melibatkan pekerja lokal,” tegas Laode Muhammad Arjuna warga Desa Watumela, Senin (15/08/2022).

Menurut Arjuna, mestinya pemenang proyek harus melibatkan juga pekerja lokal jangan semua dikerjakan warga atau tukang dari luar daerah.

“Jadi kegiatan pembangunan renovasi Puskesmas Lawa dihentikan dulu sementara waktu sampai ada kesepakatan untuk melibatkan pekerja lokal,” jelas Arjuna.

Kata dia, Masyarakat Kecamatan Lawa juga butuh lapangan pekerjaan. Jika masyarakat lokal dipekerjakan tentu akan berdampak terhadap perputaran uang diwilayah ini.

Tak hanya pekerja, kebutuhan material seperti batu dan pasir juga didatangkan dari luar Kabupaten Muna Barat,” tutur Arjuna.

Menanggapi hal itu, La Salia yang juga Pengawas proyek berjanji akan melibatkan pekerja lokal.

“Iya nanti kita akan pakai tenaga lokal, jadi siapa saja masyarakat yang butuh pekerjaan akan dilibatkan namun jumlahnya terbatas,” kata La Salia.

Untuk diketahui proyek renovasi Puskesmas Lawa dimenangkan oleh CV Anisa dan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai sebesar Rp 1,8 miliar.

 

Laporan: Nejad Al Djanabi