Universitas Karya Persada Muna Resmi Menjadi Anggota Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia

227
Universitas Karya Persada Muna Resmi Menjadi Anggota Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia

LAWOROKU.COM, MUNA BARAT- Setelah keluarnya izin pengabungan Politeknik Karya Persada Muna dan Sekolah Tinggi Kesehatan Karya Persada Muna menjadi Universitas Karya Persada Muna (UKPM) ditandai dengan penyerahan Ijin Operasional dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Pendidikan Tinggi oleh Ketua LLDikti Wilayah IX dan Pelantikan Rektor pada tanggal 4 Januari 2023, institusi bergerak cepat untuk menjamin dan memenuhi standar nasional dalam proses perkuliahan.

Informasi terbaru adalah diterimanya UKPM sebagai anggota Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) sebagimana suarat Pengurus Pusat AIPNI yang ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pengurus Pusat AIPNI tanggal 18 Januari 2023.
Dalam surat disebutkan bahwa UKPM terima sebagai anggota AIPNI dengan Nomor Keanggotaan 350/AIPNI/2023.
Diterimanya UKPM sebagai anggota AIPNI bukanlah perkara mudah tetapi melaui proses yang tidak ringan.

Visitasi pada Program Studi Ilmu Keperawatan dan Program Studi Ners UKPM dilaksanakan pada tanggal 13-14 Januari 2023, dengan tim asesor yaitu Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep. selaku Sekretaris Umum Pengurus Pusat AIPNI dan juga sebagai Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Surabaya, dan Ibu Dr. Ariyanti Saleh, S.Kp., M.Kes. selaku Ketua AIPNI Regional 12 dan sekaligus mejabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Hasanuddin.

Pada saat visistasi Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Nur Hamsar Sarmin, S.Kep., Ns., M.Kes. dan Ketua Program Studi Ners Fitri Diana Astuti, S.Kep., Ns., M.Kes. melakukan pemaparan di hadapan tim asesor AIPNI tentang 9 Standar Akreditasi LAM-PTKes (Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan).

Setelah pemaparan, dilanjutkan dengan penilaian lapangan semua fasiltas perkuliahan yang dimiliki, dari ruang pengelolah, ruang perkuliahan, dan laboratorium. Semua proses visitasi ini, tim asesor didamping oleh seluruh unsur pimpinan UKPM yaitu Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, dan dosen Program Studi Ilmu Keperawatan dan Program Studi Ners.

Menanggapi hal itu Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UKP Muna Wa Ode Mega Sari, S.Kep., Ns., M,Kes mengaku sangat senang dan bersyukur dengan diterimanya UKPM sebagai anggota AIPNI.

Sebab salah satu tujuan AIPNI adalah terwujudnya suatu sistem penyelenggaraan pendidikan tinggi keperawatan yang baku dan berstandar nasional atau internasional bagi seluruh anggotanya.

Jadi UKPM selaku anggota AIPNI tunduk dan patuh dalam semua regulasi yang dikeluarkan oleh asosiasi, sehingga lulusan yang dihasilkan benar-benar memenuhi standar komptensi yang diakui secara nasional.

“Dengan bergabungnya di AIPNI kami tidak ketinggalan informasi terkait update kurikulum terbaru, apalagi sekarang untuk dapat mengikuti yudisium dan wisuda setelah dinyatakan lulus ujian komptensi,” kata Mega Sari, Kamis 19/1/2023).

“Selain itu kami akan mendapatkan bimbingan terkait pelaksanaan OSCE (Objective Structured Clinical Examination), “ tambahnya.

Sementara itu Dr. Ir. Syam Rahadi, S.Pt., M.P., M.M., IPM yang juga Wakil Rektor Bidang Akadamik, Kerjasama, dan Kemahasiswaan UKP Muna berharap masyarakat tidak perlu ragu menitipkan putra-putrinya untuk melanjutkan perkuliahan di UKPM,
Sebab di UKPM sudah menjalankan proses perkuliahan sesuai standart yang telah ditetapkan,” jelas Syam Rahadi.

Bahkan saat ini pihaknya terus berupaya untuk menambah sarana prasarana sebagai tempat pelaksanaan ujian komptensi dan menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Muna yang menyelenggarakan pendidikan profesi keperawatan,” ungkapnya.

 

 

Laporan: Akhir Sanjaya