Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang di Anak Krakatau Diperluas ke Perairan Lampung

Nasional4 Dilihat

LAWOROKU.COM, LAMPUNG — Polda Lampung memperluas pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat hendak melakukan peliputan di Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda. Pencarian diperluas hingga sejumlah perairan yang masuk dalam wilayah hukum Polda Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari mengatakan perluasan wilayah pencarian dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila rombongan tersebut terbawa arus ke arah perairan Lampung.

“Wilayah pencarian akan diperluas hingga mencakup sejumlah perairan yang berada dalam wilayah hukum Polda Lampung,” kata Yuni Iswandari, dilansir Antara, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, kemungkinan korban terbawa arus menjadi salah satu pertimbangan tim SAR dalam memperluas area pencarian.

“Kami mengantisipasi kalau ada kemungkinan korban terbawa ke arah perairan Lampung. Mudah-mudahan dari upaya ini ada titik terang dan informasi mengenai keberadaan rekan-rekan kita tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Rabu (9/9/2026), dua tim telah diterjunkan untuk melakukan penyisiran. Tim pertama terdiri atas personel Polair, personel DKO Mabes, dan Basarnas. Sementara tim kedua terdiri dari enam anggota Polair dan lima anggota Brimob.

Baca Juga Kune:  Kompol Cosmas dipecat: Pelindas Affan Kurniawan, sebut 'Demi Tuhan tak ada niat'

Namun, penyisiran yang dilakukan di sejumlah wilayah perairan Lampung tersebut belum menemukan petunjuk mengenai keberadaan rombongan.

“Hasilnya belum ditemukan titik terang dari keberadaan mereka,” kata Yuni.

Polda Lampung juga berencana kembali melakukan penyisiran menggunakan kapal. Selain itu, pencarian melalui udara dengan helikopter telah disiapkan apabila kondisi cuaca memungkinkan.

“Insya Allah, kalau helikopter bisa terbang dan kondisi awan serta cuaca memungkinkan, kami akan melakukan patroli melalui udara,” ujarnya.

Yuni menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan berharap seluruh korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

“Tentunya kami ikut prihatin dengan kejadian ini, mudah-mudahan rekan-rekan kita dapat ditemukan dengan kabar baik,” katanya.

Kronologi Hilangnya Rombongan

Rombongan yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal diketahui bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca Juga Kune:  Era Pj Bupati La Ode Butolo, Presiden Joko Widodo Untuk Pertama Kali Berkunjung di Mubar

Sekitar pukul 14.42 WIB, salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir. Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus sekitar pukul 15.04 WIB.

Sejak saat itu, keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut belum diketahui. Tim SAR kemudian melakukan pencarian dengan mengacu pada titik komunikasi dan lokasi terakhir yang diketahui.

Lima jurnalis yang telah teridentifikasi yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang diketahui merupakan jurnalis freelance.

Hingga Kamis (10/9/2026), proses pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur terkait. Perluasan wilayah operasi diharapkan dapat memperbesar peluang ditemukannya kedelapan orang yang masih hilang kontak tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *