HMI Kendari Soroti Gaya Terbuka Wagub Hugua: Ruang Aspirasi Jadi Sinyal Positif untuk Rakyat Sultra

Berita9 Dilihat

LAWOROKU.COM, KENDARI — Langkah Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Dr. Ir. Hugua, M.Ling membuka ruang dialog dan menerima langsung aspirasi masyarakat mendapat apresiasi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari.

HMI menilai keterbukaan tersebut bukan sekadar forum komunikasi biasa, tetapi menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah mulai membangun pola kepemimpinan yang lebih dekat dengan masyarakat dan terbuka terhadap berbagai persoalan di lapangan.

Ketua Bidang Pembinaan Anggota HMI Cabang Kendari, Ahmad Anzusman, mengatakan sikap Hugua menunjukkan kepemimpinan yang responsif, adaptif, sekaligus menempatkan kepentingan publik sebagai bagian penting dalam pengambilan kebijakan.

“Langkah Wakil Gubernur yang turun langsung dan membuka pintu diskusi secara jujur serta transparan bersama masyarakat adalah contoh konkret transparansi publik. Ini menjadi sinyal positif bahwa pemerintah daerah siap mendengarkan suara akar rumput,” ujar Ahmad, Senin (14/9/2026).

Baca Juga Kune:  La Ode Darwin Pimpin HKTI Mubar, Bidik Akses Bantuan Kementan untuk Petani

Menurut Ahmad, keberadaan ruang dialog terbuka juga memperlihatkan adanya komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Warga tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi memiliki ruang untuk menyampaikan pandangan dan ikut mengawal arah pembangunan.

“Pemprov Sultra berhasil menciptakan iklim komunikasi dua arah yang kondusif antara pemerintah dan masyarakat. Ruang diskusi terbuka ini tidak hanya menampung keluhan, tetapi juga edukatif dan melatih partisipasi aktif warga dalam mengawal pembangunan daerah,” katanya.

HMI Cabang Kendari berharap pendekatan terbuka tersebut tidak berhenti pada satu momentum. Forum semacam itu dinilai perlu terus dipertahankan agar komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat.

Ketua Umum HMI Cabang Kendari, Yusril, bahkan mendorong pola komunikasi tersebut menjadi contoh bagi pemerintah maupun instansi lainnya.

Baca Juga Kune:  Prediksi Rocky Gerung Terbukti soal Radical Break, Prabowo Bersih-Bersih Gerbong Jokowi?

“Kami berharap pendekatan humanis dan demokratis ini dapat menjadi percontohan bagi instansi pemerintah lain, baik di tingkat daerah maupun pusat, agar senantiasa membuka ruang dialog yang sama dengan rakyat,” ujar Yusril.

Pihaknya juga menegaskan akan tetap menjalankan perannya sebagai agent of change sekaligus mitra kritis-konstruktif pemerintah.

Bagi HMI, keterbukaan pemerintah dan keberanian mahasiswa serta masyarakat menyampaikan aspirasi merupakan dua sisi yang penting dalam mengawal pembangunan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong Sultra menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *