Bumi Praja Laworoku Segera Jadi Pusat Pemerintahan, Bupati Darwin Targetkan Pindah Januari 2028

Pemerintahan2 Dilihat

LAWOROKU.COM, MUNA BARAT- Bupati Muna Barat (Mubar), La Ode Darwin, memasang target pembangunan Kawasan Bumi Praja Laworoku tuntas pada akhir 2027. Ia menargetkan Kantor Bupati dan DPRD Mubar sudah mulai ditempati pada Januari 2028.

Target tersebut disampaikan Darwin saat meninjau langsung Kawasan Bumi Praja Laworoku bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mubar.

Untuk mengejar target tersebut, pemerintah daerah akan memaksimalkan bangunan yang sudah tersedia tanpa menambah gedung baru seperti yang tercantum dalam desain awal.

Darwin menilai pembangunan gedung baru justru akan menambah beban anggaran daerah, sementara pemerintah saat ini masih melakukan efisiensi APBD.

“Pokoknya Januari 2028 insya allah kami sudah berkantor di kantor yang baru. Baik itu kantor bupati ataupun kantor DPRD,” ucap Darwin saat meninjau lokasi perkantoran Bumi Praja Laworoku, Senin (31/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Darwin juga menyoroti kondisi bangunan yang dinilainya terlalu besar dan mewah jika dibandingkan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Ya, terlalu mewah lah, tidak seimbang dengan APBD kita,” ujarnya.

Darwin mengatakan sejumlah ruangan di dalam bangunan dinilai terlalu luas sehingga akan dilakukan perencanaan dan desain ulang melalui anggaran perubahan.

“Kami akan alokasikan untuk anggaran perubahan perencanaan. Karena tadi saya lihat memang banyak ruangan yang mubazir, terlalu besar-besar,” katanya.

Baca Juga Kune:  Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Percepat Peningkatan Jalan Daerah Muna Barat

Selain melakukan desain ulang, pemerintah juga tidak akan melanjutkan rencana pembangunan dua gedung tambahan yang sebelumnya tercantum dalam desain awal kawasan.

“Menambah bangunan baru justru menambah beban anggaran yang mana sekarang ini lagi efisiensi. Jadi kami akan fokuskan untuk penyelesaian saja bangunan yang sudah ada,” tegas Darwin.

Menurutnya, bangunan yang telah tersedia sebenarnya sudah cukup untuk menampung seluruh staf Sekretariat Daerah.

“Kalau bangunan ini dituntaskan, semua staf di Sekretariat Daerah itu bisa menempati ini, tidak perlu lagi kita bangun yang baru,” ujarnya.

Darwin juga meminta Kepala Dinas PU mendesain ulang area bawah bangunan yang sebelumnya dirancang sebagai basement atau tempat parkir untuk dimanfaatkan menjadi ruang perkantoran.

“Saya minta ke Pak Kadis didesain ulang untuk dijadikan sebagai tempat perkantoran. Dibentuk supaya itu ditembok dan dijadikan sebagai perkantoran,” jelasnya.

Sementara untuk pekerjaan fisik pada 2026, pemerintah akan memprioritaskan pembentukan badan jalan dan perkerasan jalan dua jalur dari bagian depan menuju kawasan perkantoran.

Pembangunan selanjutnya akan diarahkan pada penyelesaian jalan lingkar, halaman kawasan, aula rapat, serta kantor DPRD.

Jika masih tersedia anggaran, pemerintah juga akan mengupayakan penyelesaian Mal Pelayanan Publik (MPP) dan masjid di kawasan tersebut.

Baca Juga Kune:  Rumah Terbakar, Bupati Muna Barat La Ode Darwin Turun Langsung, Korban Dapat Bantuan Rp45 Juta

Darwin menjelaskan, keterbatasan anggaran menjadi salah satu alasan pembangunan Kawasan Bumi Praja Laworoku belum dapat dimaksimalkan sebelumnya.

Menurutnya, pemerintah daerah pada 2025-2026 tengah menjalankan efisiensi anggaran. Sementara melalui anggaran perubahan 2026, pemerintah mulai memaksimalkan anggaran untuk pembenahan dan penyelesaian kawasan tersebut.

“Di 2025-2026 memang lagi efisiensi, sehingga nanti di perubahan ini baru ada anggaran yang bisa kami maksimalkan untuk pembenahan penyelesaian Kawasan Bumi Praja Laworoku,” ungkapnya.

Darwin menargetkan pekerjaan yang memungkinkan diselesaikan pada 2026 akan dikerjakan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dan dikebut pada 2027 hingga seluruh kawasan dapat dituntaskan pada Desember 2027.

Terkait sorotan masyarakat di media sosial mengenai kondisi Kawasan Bumi Praja Laworoku, Darwin meminta masyarakat Muna Barat bersabar serta memberikan doa dan dukungan terhadap proses penyelesaian pembangunan.

“Saya berpesan kepada masyarakat Muna Barat, mohon doa dan dukungannya sehingga Kawasan Bumi Praja Laworoku ini insyaallah bisa tuntas di 2027 Desember ke depan,” katanya.

Ia memastikan pemerintah akan terus berupaya menyelesaikan pembangunan dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

“Dengan anggaran yang terbatas, kami juga berupaya untuk menyelesaikan pembangunan kantor bupati,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *