Sambut HUT Ke-12, Pemda Mubar Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar

Berita, Daerah2 Dilihat

LAWOROKU.COM, MUBAR- Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muna Barat (Mubar) ke-12, Pemerintah Daerah menggelar Dzikir dan Tabligh Akbar, di Masjid Agung Al Muhajirin Desa Wapae. Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Tasbih, Dzikir, dan Doa sebagai pembuka pintu berkah dan Rahmat Allah SWT” tersebut mengahadirkan Ketua Tanfidziah NU Sultra, KH. Muslim.

Dzikir dan Tabligh Akbar tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Mubar, La Ode Darwin bersama Wakil Bupati Ali Basa didampingi beberapa Kepala OPD, perwakilan Kemenag dan Kemenhaj.

Bupati Mubar, La Ode Darwin mengatakan Muna Barat memasuki usia 12 tahun sebagai daerah otonom merupakan momentum kematangan dan penting untuk merefleksikan kembali apa yang telah dilalui dan apa yang akan dituju.

Baca Juga Kune:  Bupati Mubar Genjot Layanan Gizi Pada Anak Sekolah

“Dengan Doa, Insya Allah mampu mengetuk pintu langit, memohon agar Muna Barat senantiasa dijauhkan dari marabahaya, serta dilimpahi keberkahan dari bumi dan langit,” sebutnya.

Dirinya meyakini segala ikhtiar kerja keras dalam membangun Muna Barat tidak akan membuahkan hasil yang hakiki tanpa adanya ridho dari Allah SWT.

Ia juga menyebut bahwa Dzikir dan Doa bisa menjaga hati agar selalu ingat dan bersandar pada kekuasaan Allah SWT, sehingga setiap kebijakan yang diambil senantiasa berpihak pada kemaslahatan rakyat.

“Pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan birokrasi terus kita genjot demi kesejahteraan masyarakat Muna Barat. Tetapi pembangunan yang sejati tidak bisa hanya mengarah pada aspek lahiriah atau fisik semata, sebab Pembangunan materi tanpa fondasi spiritual yang kokoh akan kehilangan arah,” sebutnya.

Baca Juga Kune:  Yudhianto-Hj.Nirna Terima Dukungan Gerindra, Makin Percaya Diri Hadapi Pilwali Kendari

Di momen tersebut La Ode Darwin mengajak seluruh masyarakat dan aparatur pemerintah agar membersihkan hati dan mengamalkan hikmah dari Dzikir dan tabligh akbar tersebut.

“Mari kita bersama-sama menjadikan daerah sebagai daerah yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur daerah yang baik, aman, makmur, dan berada dalam ampunan serta perlindungan Allah SWT,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *