Bantuan Beras 30 Kg Cair Sekaligus, Warga Papua dan Maluku Kebagian, Ini Total Penerimanya

Ekonomi6 Dilihat

LAWOROKU.COM – Pemerintah bersama Perum BULOG mempercepat penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) berupa beras untuk masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Kali ini, penyaluran menyasar wilayah Papua Barat Daya dan Maluku yang memiliki tantangan geografis serta biaya distribusi relatif tinggi.

Untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) mendapatkan 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram sekaligus untuk tiga bulan.

Percepatan penyaluran tersebut dipastikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani saat meninjau distribusi bantuan di Sorong, Papua Barat Daya, dan Ambon, Maluku.

Saat meninjau penyaluran di Kelurahan Malabutor, Kota Sorong, pada 2 September 2026, Zulkifli Hasan mengatakan bantuan pangan merupakan bentuk kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan.

«“Bantuan pangan ini untuk membantu saudara-saudara kita. Ini sebagai jaminan sosial untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujar Zulkifli Hasan.»

Ratusan Ribu Warga Papua Dapat Bantuan Beras

Untuk enam provinsi di Tanah Papua, pemerintah mengalokasikan bantuan kepada 845.425 PBP.

Total beras yang disiapkan mencapai 25.362.750 kilogram atau sekitar 25.362 ton.

Khusus Papua Barat Daya, bantuan menyasar 83.342 PBP dengan total alokasi 2.500.260 kilogram beras.

Bantuan tersebut tersebar di lima kabupaten dan satu kota.

Baca Juga Kune:  Pemkab Mubar Jajaki Kerjasama dengan Maskapai Fly Jaya

Sementara di Kota Sorong, sebanyak 35.348 PBP menerima bantuan dengan total 1.060.440 kilogram beras yang didistribusikan ke 10 distrik dan 41 kelurahan.

Di Kelurahan Malabutor sendiri, terdapat 1.861 PBP dengan total bantuan mencapai 55.830 kilogram beras.

Maluku Dapat Hampir 8 Juta Kilogram Beras

Penyaluran bantuan juga dilakukan di Provinsi Maluku.

Untuk periode Juli-September 2026, bantuan pangan dialokasikan kepada 265.900 PBP dengan total kuantum mencapai 7.977.000 kilogram atau 7.977 ton beras.

Khusus Kota Ambon, bantuan diberikan kepada 25.383 PBP dengan total alokasi 761.490 kilogram beras.

Di Kecamatan Teluk Ambon, terdapat 3.538 PBP dengan alokasi 106.140 kilogram beras.

Sedangkan di Desa Wayame, sebanyak 349 PBP menerima total 10.470 kilogram beras.

Saat memantau penyaluran di Desa Wayame, Zulkifli Hasan meminta distribusi bantuan dipercepat.

Menurutnya, kondisi kemarau dan potensi paceklik dapat berdampak terhadap harga pangan sehingga bantuan pemerintah dibutuhkan untuk membantu menjaga daya beli masyarakat.

«“Memang saya minta dipercepat, karena sekarang lagi kemarau, lagi paceklik, bukan waktunya panen. Otomatis harga akan naik sedikit. Tentu akan membutuhkan bantuan, maka kita perlu percepat,” katanya.»

BULOG Pastikan Kualitas Beras

Zulkifli juga menekankan pentingnya kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, BULOG, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat.

Baca Juga Kune:  Jadikan Kambara sebagai Lumbung Buah dan Sayuran

Untuk wilayah Maluku, progres penyaluran bantuan pangan disebut telah mencapai sekitar 60 persen dan BULOG terus mempercepat distribusi sisanya.

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani memastikan pihaknya siap mendukung pemerintah mempercepat penyaluran bantuan hingga wilayah pelosok.

«“BULOG terus bergerak cepat memastikan Bantuan Pangan dapat tersalurkan kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, dari Aceh hingga Papua,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.»

Ia mengatakan jaringan pergudangan dan infrastruktur distribusi BULOG menjadi salah satu modal untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat di daerah dengan tantangan geografis.

BULOG juga akan bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mengawal penyaluran bantuan pangan.

Ahmad Rizal menegaskan kualitas beras yang diberikan kepada masyarakat juga menjadi perhatian utama.

«“Untuk kualitas, kami jamin diberikan yang terbaik. Karena ini merupakan perintah Bapak Presiden, Bantuan Pangan harus menunjukkan kualitas terbaik dari BULOG,” tegasnya.»

Program bantuan pangan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat menghadapi tekanan harga dan kondisi paceklik.

Dengan dukungan cadangan pangan, jaringan pergudangan, serta distribusi BULOG, pemerintah menargetkan bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan dengan kualitas yang baik, termasuk hingga wilayah pelosok Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *