LAWOROKU.COM, MUNA BARAT— Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, bergerak cepat menyelamatkan sawah petani Desa Kasimpa Jaya, Kecamatan Tiworo Tengah, yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.
Sehari setelah turun langsung meninjau kondisi sawah masyarakat, Kamis (13/8/2026) Darwin kembali hadir menyerahkan bantuan bahan bakar minyak (BBM) yang sebelumnya telah dijanjikan. Bantuan ini diperuntukkan bagi petani untuk menghidupkan kembali mesin alkon yang digunakan mengairi sawah.
Darwin mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menyelamatkan sekitar 41 hektare sawah yang masih berpotensi dipanen. Dari total 85 hektare sawah masyarakat, sekitar 45 hektare sudah tidak tertolong dan terancam gagal panen akibat kekurangan air.
Selama ini, petani hanya mengandalkan air hujan dan sumur bor yang dipompa menggunakan alkon. Namun, selama sebulan terakhir mereka kesulitan membeli BBM karena harganya mahal dan sulit diperoleh.
“Yang kita selamatkan sekarang adalah 41 hektare yang masih memungkinkan untuk dipanen. Karena itu, kita bergerak cepat agar kebutuhan airnya bisa terpenuhi,” kata Darwin.
Gerak cepat tersebut juga dilakukan dengan melaporkan kondisi petani kepada Kementerian Pertanian serta berkoordinasi dengan Wakil
Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae. Begitu pula dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Sulawesi Tenggara, bahkan langsung merespon dengan memberikan bantuan BBM untuk mendukung pengoperasian alkon milik petani. Bantuan ini akan diberikan untuk mencukupi kebutuhan mesin alkon selama satu bulan.
Darwin juga mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dirjen Lahan dan Irigasi Kementerian Pertanian (Kementan). Dan dari pihak Kementan siap memberikan pendampingan dan perhatian khusus terhadap sawah-sawah yang terancam gagal panen akibat kekeringan.
Ia berharap bantuan BBM dari BWS IV Sulawesi Tenggara dapat berlanjut hingga masa panen. Dinas Pertanian dan BPBD Muna Barat telah menghitung kebutuhan BBM
sampai panen untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan pihak BWS.
Untuk solusi jangka panjang, Darwin berjanji akan berkoordinasi dengan Pemda Muna terkait rencana pembangunan Bendungan Kali Fotuno Sangia. Upaya tersebut juga telah dikoordinasikan dengan Ridwan Bae agar pembangunan bendungan dapat diperjuangkan dan direalisasikan secepatnya.
Sementara itu, salah seorang petani, Putu Sarbayasa, mengaku bersyukur atas bantuan BBM tersebut.
“Padi saya sudah mau bunting, sebentar lagi keluar bulirnya. Jadi kami sangat berterima kasih sekali telah dibantu,” ucapnya.
Bagi Darwin, penyelamatan sawah petani Kasimpa Jaya bukan sekadar penanganan darurat, tetapi bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan petani tetap memiliki harapan untuk memanen hasil kerja mereka.

