Pemkab Muna Barat Siapkan Lahan 10 Hektare untuk Sekolah Rakyat, Anggaran Capai Rp250 Miliar

Berita, Daerah2 Dilihat

LAWOROKU.COM, MUNA BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara, menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk mendukung rencana pembangunan Sekolah Rakyat.

Lahan tersebut berada di kawasan Hondola, Desa Sawerigadi, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat.

Kesiapan lahan tersebut dipastikan langsung oleh Wakil Bupati Mubar Ali Basa bersama Sekretaris Daerah Ibrahim Rasimu dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (12/8/2026).

Dalam pengecekan tersebut, pemerintah daerah bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat melakukan pengambilan titik koordinat serta pemasangan patok pada empat sudut lahan.

Lahan yang disiapkan itu sebelumnya telah disertifikatkan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat.

Wakil Bupati Mubar Ali Basa mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kejelasan batas sekaligus kesiapan lahan sesuai kebutuhan program Sekolah Rakyat.

Hal itu dilakukan sebelum tim dari Kementerian Sosial turun melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

Baca Juga Kune:  Sidak SPBU, Bupati La Ode Darwin Siapkan Langkah Atasi Antrean BBM

“Pemerintah daerah berkepentingan memastikan lahannya siap dan sesuai kebutuhan. Alhamdulillah hari ini sudah tuntas. Selanjutnya kita akan laporkan secepatnya ke kementerian agar segera turun melakukan peninjauan,” kata Ali Basa.

Ia optimistis pembangunan Sekolah Rakyat di Mubar dapat segera direalisasikan.

Menurutnya, apabila seluruh persyaratan lahan telah dinyatakan clean and clear, pembangunan diharapkan sudah dapat dimulai paling lambat tahun depan.

Ali Basa mengungkapkan, pembangunan Sekolah Rakyat tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp250 miliar.

Anggaran tersebut berpotensi meningkat mengingat tipe bangunan dan fasilitas sekolah yang direncanakan cukup besar.

“Ini merupakan program prioritas pemerintah pusat. Kita berharap seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik sehingga pembangunan Sekolah Rakyat di Muna Barat bisa segera terealisasi,” ujarnya.

Baca Juga Kune:  Bupati Mubar Kembali ‘Ketuk Pintu’ Kementerian PU, Dorong Percepatan Infrastruktur Jalan hingga Irigasi

Lawa Raya Diproyeksikan Jadi Kawasan Pendidikan

Sebelumnya, Bupati Mubar La Ode Darwin mengatakan, penetapan Desa Sawerigadi sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya mempertimbangkan ketersediaan lahan.

Menurut Darwin, aspek pemerataan pembangunan juga menjadi salah satu pertimbangan utama.

Ia menyebut kawasan Lawa Raya ke depan diarahkan menjadi salah satu wilayah pengembangan pendidikan di Kabupaten Mubar.

“Kita tidak hanya melihat kesiapan lahan, tetapi juga bagaimana pembangunan ke depan dapat merata. Lawa Raya kita arahkan menjadi wilayah pengembangan pendidikan,” ujar Darwin.

Dengan telah dilakukannya pengambilan titik koordinat dan pemasangan patok, Pemkab Muna Barat selanjutnya akan menyampaikan laporan kesiapan lahan kepada kementerian terkait.

Laporan tersebut menjadi bagian dari tahapan menuju peninjauan lapangan oleh pemerintah pusat sebelum pembangunan Sekolah Rakyat direalisasikan di Kabupaten Mubar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *