Rumah Ayah Saddil Ramdani Terbakar, Bupati Mubar Siapkan Rp25 Juta untuk Bangun Kembali

Daerah3 Dilihat

LAWOROKU.COM, MUNA BARAT – Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) bergerak cepat membantu keluarga La Ode Pantasi (67), ayah pesepak bola Timnas Indonesia, Saddil Ramdani, yang rumahnya hangus terbakar.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin bersama Ketua TP PKK Mubar, Rhika Purwaningsih Darwin, meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Barangka, Kecamatan Barangka, Sabtu (16/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Mubar menyiapkan bantuan untuk pembangunan kembali rumah korban serta modal usaha bagi keluarga La Ode Pantasi.

La Ode Darwin mengatakan, pemerintah daerah akan mengalokasikan bantuan sebesar Rp25 juta untuk pembangunan rumah.

Selain itu, keluarga korban juga akan mendapatkan bantuan modal usaha dengan nilai sekitar Rp20 juta hingga Rp30 juta.

Baca Juga Kune:  Wakil Bupati Ali Basa Buka Konferensi PGRI Muna Barat

“Untuk bantuan rumah kita akan berikan Rp25 juta dan memberikan modal usaha sekitar Rp20 juta hingga Rp30 juta,” kata Darwin.

Bupati menjelaskan, anggaran pembangunan rumah tersebut akan bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemkab Mubar.

Tak hanya melalui pemerintah daerah, Darwin juga memberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai secara pribadi kepada keluarga korban.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah ketika masyarakat sedang menghadapi musibah.

Darwin menegaskan, bantuan tidak hanya difokuskan pada pembangunan kembali rumah, tetapi juga pemulihan ekonomi keluarga.

Modal usaha yang diberikan diharapkan dapat membantu keluarga La Ode Pantasi kembali menjalankan aktivitas usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga Kune:  Jadikan Kambara sebagai Lumbung Buah dan Sayuran

“Kehadiran negara harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama saat tertimpa musibah,” tegasnya.

Minta Puing Rumah Segera Dibersihkan

Saat meninjau lokasi, Bupati Mubar juga meminta pemerintah kecamatan dan desa segera membantu membersihkan puing-puing rumah yang terbakar.

Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan karena kondisi bangunan yang tersisa dinilai masih dapat membahayakan keselamatan warga.

Darwin juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat musim kemarau.

Ia meminta warga memastikan instalasi listrik dan berbagai sumber api di rumah dalam kondisi aman.

“Pemerintah daerah akan terus hadir membantu masyarakat yang mengalami musibah sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku,” pungkas Darwin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *