LAWOROKU.COM, MUNA BARAT- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Muna Barat (Mubar) siap berpartisipasi dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang akan berlangsung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 9–12 Juli 2026.
Kegiatan berskala nasional yang diperkirakan diikuti sekitar 5.000 peserta dari seluruh Indonesia ini akan dimanfaatkan Dekranasda Mubar untuk memperkenalkan tenun khas daerah sebagai warisan budaya sekaligus produk unggulan UMKM.
Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Mubar, Rika Purwanigsih, mengatakan pihaknya akan membawa berbagai produk UMKM, khususnya kain tenun hasil karya perajin lokal.
“Kita dari Muna Barat akan mendukung kegiatan ini dengan membawa berbagai produk UMKM, termasuk tenun khas Muna Barat,” ujar Rika.
Lima motif unggulan yang akan ditampilkan adalah Benteng, Bosara, Pucuk Jati, Jambu Mete, dan Enau.
Rika, menjelaskan bahwa setiap motif tenun itu memiliki makna filosofis yang mencerminkan kekayaan budaya, potensi alam, serta identitas khas Muna Barat.
Selain menghadirkan nilai estetika yang tinggi, motif-motif tersebut juga menjadi simbol kearifan lokal yang terus dilestarikan dan dipromosikan melalui karya tenun daerah.
Ia mencontohkan, seperti pohon enau banyak tumbuh di wilayah Tiworo Selatan dan Wadaga, yang selama ini dikenal sebagai sentra penghasil gula merah.
Melalui motif ini, potensi perkebunan dan hasil olahan masyarakat turut diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah,” ucap Rika.
“Motif tenun yang kami tampilkan juga selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah. Misalnya motif jagung yang menggambarkan Mubar sebagai daerah penghasil jagung, serta motif enau yang terinspirasi dari banyaknya pohon enau di wilayah Tiworo Selatan dan Wadaga sebagai sentra penghasil gula merah,” jelasnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan Dekranasda dalam HKG PKK menjadi kesempatan untuk memperkenalkan tenun Mubar kepada masyarakat luas sekaligus membuka peluang promosi dan pemasaran bagi para perajin.
“Tenun Muna Barat merupakan warisan budaya yang harus terus kita lestarikan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan keindahan dan keunikannya sekaligus mendorong para perajin agar semakin berkembang,” katanya.
Untuk diketahui acara peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) akan di hadiri Ketua Umum Dekranas sekaligus Pelindung Tim Penggerak PKK Pusat, Selvi Ananda Gibran, dijadwalkan menghadiri rangkaian kegiatan.
Selvi akan membuka kegiatan sekaligus melepas peserta Jalan Sehat Anti Mager yang juga diikuti rombongan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni), seluruh Ketua TP PKK, dan Ketua Dekranasda provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia.

