Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih, serta program pengembangan komoditas perkebunan kepada ratusan kelompok tani di Kabupaten Mubar.
Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI) Tahun Anggaran 2026 itu diserahkan langsung Bupati Mubar, La Ode Darwin, di Lapangan Kantor Bupati Mubar, Desa Lombu Jaya, Kecamatan Sawerigadi, Kamis (12/6/2026).
Penyerahan bantuan turut dihadiri Wakil Bupati Mubar Ali Basa, Sekretaris Daerah (Sekda) Ibrahim Rasimu, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Nestor Jono, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan perwakilan kelompok tani penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Bupati La Ode Darwin menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan daerah. Selain menjadi sumber mata pencaharian sebagian besar masyarakat, sektor ini juga berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan merupakan hasil sinergi antara Pemkab Mubar dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah.
“Sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Mubar. Karena itu, pemerintah akan terus menghadirkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan petani dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produksi maupun kesejahteraan masyarakat,” ujar Darwin.
Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 50 unit hand sprayer untuk 50 kelompok tani, 50 unit pompa air bagi 50 kelompok tani, program pengembangan kelapa dalam seluas 1.000 hektare untuk 94 kelompok tani, pengembangan jambu mete seluas 700 hektare bagi 29 kelompok tani, benih jagung BISI-2 sebanyak 37,5 ton untuk areal tanam seluas 2.500 hektare yang diperuntukkan bagi 112 kelompok tani, benih padi sawah untuk 42 kelompok tani, lima unit traktor roda dua, serta lima unit traktor roda empat.
Darwin berharap seluruh bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan dipelihara dengan baik agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para petani. Menurutnya, penggunaan alsintan akan meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses budidaya, serta menekan biaya produksi sehingga hasil pertanian menjadi lebih optimal.
“Melalui bantuan ini, kami berharap para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil produksi. Pemerintah Kabupaten Muna Barat akan terus hadir memberikan dukungan, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian maupun melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan,” katanya.
Ia menjelaskan, bantuan pompa air akan membantu petani dalam memenuhi kebutuhan irigasi, terutama pada musim kemarau, sehingga risiko gagal panen dapat diminimalkan. Sementara itu, bantuan hand sprayer akan mempermudah pengendalian organisme pengganggu tanaman yang selama ini menjadi salah satu faktor penyebab menurunnya produktivitas.
Di sektor perkebunan, program pengembangan kelapa dalam seluas 1.000 hektare dan jambu mete seluas 700 hektare diharapkan mampu meningkatkan produksi komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Program tersebut juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat melalui dukungan Honorarium Orang Kerja (HOK) selama pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Pemkab Mubar optimistis berbagai bantuan tersebut akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan. Dengan dukungan sarana produksi yang semakin memadai, diharapkan petani mampu meningkatkan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Mubar dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang maju, mandiri, moderen, dan berdaya saing sebagai fondasi menuju Mubar yang lebih sejahtera.

