Mubar Didorong Punya Gudang Bulog Sendiri, Ketua DPRD: Bisa Tekan Inflasi dan Lindungi Petani

Advertorial3 Dilihat

LAWOROKU.COM, MUNA BARAT – Kabupaten Muna Barat (Mubar) didorong memiliki gudang Bulog sendiri sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.

Dukungan terhadap rencana tersebut disampaikan Ketua DPRD Muna Barat, La Ode Rafiudin.

Menurutnya, keberadaan gudang Bulog di Mubar memiliki peran strategis, bukan hanya untuk memastikan ketersediaan pangan, tetapi juga membantu pemerintah daerah mengendalikan inflasi serta memberikan perlindungan terhadap petani lokal.

Rencana pembangunan gudang Bulog tersebut juga menjadi salah satu usulan prioritas Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, kepada Pemerintah Pusat.

La Ode Rafiudin menilai, fasilitas Bulog di Mubar nantinya dapat menjadi penyangga stok pangan sekaligus memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok.

Dengan begitu, pasokan pangan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada daerah lain yang selama ini membutuhkan biaya dan waktu distribusi lebih besar.

“Keberadaan gudang Bulog di Muna Barat akan mempermudah distribusi pangan serta memastikan stok kebutuhan pokok selalu tersedia dengan harga yang terjangkau,” kata La Ode Rafiudin.

Ia menjelaskan, pembangunan gudang Bulog akan memberikan sejumlah manfaat bagi masyarakat.

Salah satunya membantu pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi melalui ketersediaan stok pangan di dalam daerah.

Selain itu, petani lokal akan memiliki akses yang lebih dekat untuk menyalurkan hasil panen, khususnya gabah dan beras, melalui lembaga resmi.

Keberadaan gudang Bulog juga dinilai dapat mengurangi ketergantungan Muna Barat terhadap pasokan pangan dari daerah lain.

Baca Juga Kune:  Ketua DPRD Mubar La Ode Rafiudin Bacakan Naskah Proklamasi di Upacara HUT ke-81 RI

Bisa Jadi Penyangga Stok Pangan

La Ode Rafiudin mengatakan, gudang Bulog dapat berfungsi sebagai buffer stock atau penyangga persediaan pangan daerah.

Dengan tersedianya stok di Mubar, pemerintah dan Bulog akan lebih mudah melakukan intervensi ketika terjadi kenaikan harga beras maupun kebutuhan pokok lainnya.

Termasuk melalui Operasi Pasar maupun program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH).

“Kalau stok tersedia di daerah, ketika terjadi kenaikan harga atau kebutuhan mendesak, penyalurannya bisa lebih cepat,” ujarnya.

Tidak hanya bagi konsumen, keberadaan gudang Bulog juga dinilai memberikan keuntungan bagi petani.

Hasil panen petani dapat diserap melalui mekanisme pembelian pemerintah sehingga petani memiliki alternatif pasar yang lebih jelas.

Kondisi tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap tengkulak dan memberikan kepastian harga yang lebih baik.

Pangkas Biaya Logistik
Selama ini, kebutuhan pangan Mubar masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Kondisi tersebut membuat proses distribusi membutuhkan waktu dan biaya transportasi yang lebih besar.

Dengan adanya gudang Bulog di Mubar rantai distribusi diharapkan menjadi lebih pendek sehingga biaya logistik dapat ditekan.

Hal ini juga akan mempermudah penyaluran bantuan pangan maupun beras kepada masyarakat ketika dibutuhkan.

“Kalau fasilitas penyimpanan ada di daerah sendiri, tentu distribusi bantuan pangan akan lebih cepat dan tidak terlalu bergantung pada jarak dari daerah lain,” jelasnya.

Baca Juga Kune:  DPRD dan Pemkab Muna Barat Tinjau Tambang Pasir Kecamatan Tiworo Utara dan Kusambi Kawal Penyesuaian RTRW

Menurutnya, gudang pangan lokal juga penting untuk menghadapi kondisi darurat, seperti bencana alam atau gagal panen yang dapat mengganggu jalur distribusi antardaerah.

Dengan adanya cadangan pangan di daerah, Muna Barat memiliki persediaan yang dapat digunakan ketika terjadi gangguan pasokan.

Dorong Ekonomi Lokal

Pembangunan dan operasional gudang Bulog juga dipandang dapat memberikan dampak ekonomi tambahan bagi masyarakat.
Aktivitas pergudangan membutuhkan tenaga kerja, mulai dari administrasi hingga tenaga angkut dan logistik.

Pergerakan aktivitas ekonomi di sekitar gudang juga berpotensi memberikan manfaat bagi pelaku usaha kecil, seperti warung makan, jasa transportasi dan usaha pendukung lainnya.

La Ode Rafiudin pun mengapresiasi langkah Bupati Mubar La Ode Darwin yang terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur strategis bagi daerah.

Ia menyebut DPRD Muna Barat siap mengawal usulan tersebut agar dapat direalisasikan oleh Pemerintah Pusat.

“Kami di DPRD sangat mendukung inisiatif Bupati La Ode Darwin. Pembangunan gedung Bulog ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi menyangkut hajat hidup orang banyak dan kepastian pangan di Muna Barat,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara Pemkab Mubar dan DPRD dapat memperkuat perjuangan agar pembangunan gudang Bulog masuk dalam prioritas anggaran Pemerintah Pusat.

“Harapannya, Pemerintah Pusat dapat segera memprioritaskan anggaran pembangunan fasilitas ini pada tahun anggaran mendatang,” pungkasnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *